Corona Membuat Transformasi Teknologi Menjadi Semakin Cepat

Dampak dari pandemi Corona Virus atau Covid-19 memang secara masif berdampak global dan juga membuat semua perusahaan, Negara, usaha, dan bahkan manusia harus berbenah untuk mempertahankan hidup di tengah pandemi yang masih berjalan. Semua protokol kesehatan telah dijalankan dan juga semua pasien penderita telah mendapatkan penanganan medis, dan yang sembuh juga telah mengalami peningkatan. Data ini memang diambil secara global namun sampai saat ini juga banyak penambahan dari OPD, PDP, menjadi Reaktif atau Positif tertular virus Covid-19.

Perusahaan asal Australia, sebagai contohnya. Perusahaan bernama Crown Group memberikan pemutakhiran teknologi terkini terkait pandangan bisnis terhadap perusahaan global yang telah menerapkan sistem baru dalam menjalankan roda usaha mereka yang sempat terhenti dan stagnan selama gelombang pandemi berlangsung. Kondisi saat telah memaksa banyak perusahaan melakukan proses transformasi menjadi perusahaan berbasis teknologi. Ketiadaan komunikasi secara formal dengan client, maupun rekanan, membuat segala kebutuhan bergantung kepada teknologi.

Perlu diingat juga bawah inovasi terlahir dari kejadian atau krisis yang terjadi, dan ada peluang untuk berkembang dengan cara yang baru. Crown Group selama masa pandemi telah berhasil menciptakan video 360 derajat yang menakjubkan untuk proyek utama mereka. Tak dapat dipungkiri, perusahaan lain juga mengikutinya, sebagaimana yang terjadi pada perusahaan asuransi. Dan layanan kesehatan, seperti Prudential yang mengubah arah kegiatan asuransinya menjadi berbasis teknologi sehingga mudah diakses, dan juga hubungan antara perusahaan dan pelanggan juga terjalin secara intens demi mempertahankan keberlangsungan perusahaan tersebut.

Di Indonesia sendiri, Presiden Joko Widodo juga telah mengatakan bahwa semua lapisan masyarakat harus berdamai dengan Corona. Perdamaian ini bukan lantas kita bebas melakukan aktivitas tanpa adanya perlindungan melainkan pemerintah menyiapkan konsep baru bernama “New Normal” atau kenormalan baru atau lebih lazimnya disebuat dengan Tatanan kehidupan Baru, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, pyhsical and social distancing, selalu memakai masker dan sarung tangan saat bepergian, dan juga menjaga batas jarak aman di ruang publik. New Normal tersebut juga memanfaatkan kecanggihan teknologi di bidang kesehatan yang memanfaatkan berbagai alat kesehatan untuk dapat memantau dan membantu serta menekan covid 19, namun kegiatan masyarakat tetap terjaga dan berjalan dengan lancar.

Di bidang Pendidikan, memanfaatkan teknologi dengan cara pembelajaran melalui banyak aplikasi belajar seperti Google Clasroom, Zoom Meeting, Ruang Guru, dan aplikasi lainnya yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran atau daring online antara pengajar dengan siswa atau mahasiswa dirumah masing-masing, dengan demikian, maka program pemerintahpun dapat berjalan dengan sistem dan tata cara yang berbeda,serta dengan menggunakan teknologi yang ternyata dapat bermanfaat dan menjadikan sebuah terobosan baru di dunia pendidikan. Di bidang sektor keuangan dan perbankan juga menggunakan aplikasi untuk dapat menjalankan akses baik transaksi dan juga kegiatan perbankan lainnya, sehingga praktis, ekonomis secara waktu dan biaya, namun tetap dapat bekerja walau dari rumah.

Teknologi di bidang Komunikasi juga tumbuh secara masif dan menjadi senjata utama untuk komunikasi secara digital baik menggunakan telefon, sms, ataupun pemanfaatan aplikasi sosial seperti Whatssapp, Facebook, Instagram, Telegram, dan juga akun email seperti Gmail, Yahoo, Hotmail, dan sarana lainnya yang mendukung komunikasi yang baik, sehingga teknologi menjadi ladang untuk melanjutkan kehidupan dengan gaya baru.

Perusahaan besar lainnya juga melakukan hal yang sama pada bidang produksi dan distribusi barang baik untuk kegiatan ekspor maupun impor, dengan teknologi di bidang bisnis dan management serta pengaturan SIA (Sistem Informasi Akuntansi) yang menjadi pegangan utama perusahaan dalam menentukan langkah selanjutnya. Semua memang terjadi tanpa disengaja dan memang harus terjadi, dan mungkin Tuhan memberi tahu kita cara untuk hidup lebih sehat, lebih praktis, serta memanfaatkan apa yang sudah dibuat dan dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi. Terkadang teguran bukan hanya berupa bencana alam dan juga fenomena aneh, namun juga wabah penyakit yang memang dari diri kita sendiri yang bisa menghentikannya dengan penerapan hidup sehat, dan menjadikan teknologi dengan perkembangan dan juga variasi baru yang dibuat untuk mendukung kinerja kita, harus dengan baik kita manfaatkan. Dan setelah pandemi berakhir, maka jangan pernah kita meninggalkan teknologi yang sudah dikuasai dan digunakan, namun tetap dilaksanakan serta dimanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk kebaikan semua.

About The Author

Reply