Ducati Rilis Motor Hype Bertema Rebel

Keluarga Hypermotard dari Ducati sudah hadir untuk melengkapi versi S dan SP dengan kode 950 RVE. Supermoto ini diciptakan dengan mengusung tema rebel, sebagai sebuah motor Gigantic Ducati ala streetwear masa kini. RVE merupakan translasi dari konsep Hypermotard yang pernah ditampilkan di Italia tahun 2019, dimana Ducati menampilkan versi Graviti yang semua versi produksi dituangkan disana.

Dalam proses pembuatan Ducati Hype Rebel ini, pihak Ducati mengatakan bahwa pekerjaan merakit Rebel ini dilakukan dengan cermat serta perhitungan yang amat tepat. Meski hanya decal, namun proses finishing-nya sangat indah serta tidak kalah dengan airbrush. Konsep tersebut datang dari inspirasi sebuah kultur Urban Graviti, sehingga cukup eksplisit dari jenis yang dipilih. Motor ini didedikasikan kepada anak muda Milenial yang menyukai perubahan yang menantang dan memacu adrenalin, dan rasanya “Sang Kuda Besi” milik Ducati ini layak menjadi armada baru pada generasi muda zaman sekarang.

Tidak hanya fairing, semburat silang warna menyebar hampir ke seluruh area Hype Rebel. Tampilan Jok berwarna merah dan velg warna belang menjadi satu sentuhan artistic yang bergaya catchy untuk anak muda pemberani dan anti-mainstream. Pengemasan di dukung oleh rangka tralis aluminium yang terekspos , serta muffer yang tinggi dan manifold yang berwarna kecokelatan. Let’s Back To Rebel!!

Untuk kelengkapan fitur tepatnya dibagian pertengahan, RVE sudah dibekali dengan DCS atau Ducati Quick Shift. Kemudian sensor ABS Cornering dengan Slide by Brake Function, Kontrol Traksi, serta Wheelie Control. Diferensiasi paling kentara terletak pada suspensi dari versi SP. Tidak ada Embos Ohlins baik pada fork maupun shock belakang. Hype Rebel ini dijual dengan harga EUR 750 atau sekitar 216 juta di pasaran Italia, dan jika masuk ke Indonesia maka harganya akan menjadi naik, karena dengan tambahan biaya cukai dan pajak.

Pengendara akan dimanjakan dengan kokpit digital yang berisikan informasi lengkap tentang kondisi motor, riding mode, soket USB, tapered aluminium fatbar, serta DRL. Pada area dapur pacu juga seragam dengan versi sebelumnya. Rangka tralis menggendong mesin 937 cc L Twin Testastretta 11 derajat, bertenaga 114 Hp/9.000 rpm serta torsi 96 Nm/ 7.250 rpm. Dan ketika ditotal jumlah berat dari semua unit yang terpasang hanya berbobot 178 kg saja, dan ini benar benar agresif untuk di mengendara ke segala medan.

Kelebihan dari Ducati Hypermotard ini adalah tenaga yang besar untuk dapat mengusung beratnya, kemudian posisi mengendara yang tegak, kapasitas bensin yang besar, ditambah kelengkapan fitur keselamatan dan multimedia yang mendukung. Untuk sisi kekurangannya jelas harga yang mahal, dan jika dijual di Indonesia, mungkin hanya para sultan dan konglomerat yang bisa membelinya, namun kalo untuk konsumsi warga menengah ke bawah, rasanya lebih memilih mengalokasikan uang 216 juta untuk membeli mobil pick up dan sisanya untuk modal dagang, serta bagi yang berkeluarga muda, lebih mengarahkan ke mobil hactchback yang sedang digandrungi di Indonesia seperti Honda Brio. Selanjutnya, selain harga, kekurangan dari Rebel RVE ini memiliki jok yang tipis dan ramping, sehingga kurang nyaman jika dipergunakan untuk perjalanan jarak jauh. Untuk masalah tampang, di nilai biasa saja, dan tidak cukup berpengaruh ataupun berbeda dari 2 versi sebelumnya.

Itulah sekelumit Ducati Hype Rebel yang Kita kupas pada kesempatan kali ini, semoga dapat menjadikan sebuah informasi yang bermanfaat dan juga sebagai media pembelajaran otomotif, serta tempat saling berbagai ilmu dan juga wawasan.

About The Author

Reply