Gojek Menjadi Perusahaan Pertama Yang Disuntik Dana Oleh Facebook

Gojek adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi layanan yang ada di Indonesia. Sebagai sebuah perusahaan yang mempunyai usia masih cukup muda, adalah sebuah hal yang membanggakan karena perusahaan besar sekelas Facebook melirik dan bahkan menjadi investor sebagai sebuah layanan instant messanging seperti yang ada pada WhatsApp. Facebbok mengatakan bahwa WhatsApp dan Gojek merupakan satu kesatuan layanan yang penting bagi operasional masyarakat dalam berkegiatan, sehingga dukungan dan investasi dana dari Facebook merupakan wujud perhatian dan juga penghargaan terhadap sebuah perusahaan seumur jagung namun sudah membuat gebrakan luar biasa dan menjadi komoditas utama transportasi di Indonesia.

Diketahui bahwa Facebook dan Paypal menyusul Google dan Tencent dalam memberikan pendanaan bagi Gojek. Tujuan pendanaan yang diberikan oleh Facebbok adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara yang fokus pada layanan pembayaran dan keuangan. Facebook memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang betul betul unik seiring dengan upaya mendukung banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan pelanggan mendapatkan manfaat ekonomi secara digital.

Paypal juga mempunyai tujuan yang sama dengan Facebook. Paypal juga akan membuka akses bagi pengguna GoPay ke jaringan Paypal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia. Asia Tenggara menjadi sebuah titik krusial pengembangan digital di bidang pelayanan dan telekomunikasi sering dengan banyaknya aplikasi layanan selain Gojek yang tumbuh juga di Asia Tenggara, sehingga untuk menciptakan persaingan yang sehat dan peningkatan layanan mutu yang berkualitas dan bermanfaat, maka duet manis Facebook dan Paypal ini akan menambah daya gedor serta memperkuat lini yang sudah di isi oleh Google dan Tencent.

Gojek sendiri juga memiliki pengaruh baik terhadap tumbuhnya UMKM di Indonesia. Banyaknya permintaan masyarakat dan juga semakin tumbuhnya usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangatlah bersinergi dengan baik, sehingga dapat mewujudkan sebuah keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan dengan pemenuhan layanan. Semua perusahaan teknologi di dunia menginginkan bergabung dengan Gojek untuk menjadi mitra bisnis dan juga pendukung layanan digitalisasi untuk memudahkan pelayanan transportasi, komunikasi, pembiayaan, dan keuangan di Gojek sendiri. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena 4 perusahaan raksasa sebelumnya suah menikmati hasil dari hubungan kerjasama tersebut.

Facebook memberikan dukungan baik terhadap promosi gojek dilaman Facebook sendiri, maupun pada sistem periklanan berbayar di Facebook dengan mencantumkan gojek sebagai perusahaan yang disponsori oleh Facebook. Lain halnya dengan Google dan Tencent yang promosi gojek melalui kanal mereka masing-masing, dan juga Paypal yang mengambil alih sistem keuangan dan pembayaran agar lebih aman, mudah dalam pengisian dan penyimpanan saldo tanpa takut hilang dan merugikan konsumen. Pemerintah juga sangat mendukung upaya dan kerjasama tersebut demi mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia terutama disektor layanan publik yang semakin hari dengan transportasi massa yang semakin membuat kepadatan dan kemacetan di mana-mana, serta penertiban penggunaan jalur jalan, terutama diwilayah Jabodetabek membuat terobosan dengan layanan Gojek menjadi kemudahan dalam mengurangi kemacetan dengan berkurangnya kendaraan pribadi yang keluar hanya untuk sekedar mencari makan, atau mengirimkan barang.

Kerjasama antara Facebook dengan Gojek, dan juga 3 Perusahaan ternama di dunia, serta kita sebagai user masih menggunakan aplikasinya tentunya juga akan memberikan manfaat bagi konsumen untuk lebih mempercepat kebutuhan layanan dengan Gojek. Yang perlu ditingkatkan adalah SDM yang benar benar bukan hanya asal dalam perekrutan, tetapi juga training dalam hal pelatihan layanan, komunikasi, dan juga timing, serta reporting dalam menjalankan sebuah pekerjaan yang system kerja sudah diatur oleh Gojek sendiri.

Ditengah masa pandemi Coronavirus-19 ini, banyak juga Ojek Online yang mengeluhkan sepinya penumpang dan juga larangan pemerintah daerah di sejumlah wilayah yang melarang pengendara sepeda motor untuk berboncengan serta untuk mobil juga sopir di depan sendiri, sedangkan penumpang belakang dan tengah masing-masing 2. Jadi GoCar hanya bisa membawa 4 penumpang saja, selain itu juga pada Gojek yang membawa sepeda motor, kini lebih memfokuskan layanan pada GoFood, yaitu pesanan antar makanan yang dirasa sebagai peluang untuk menutupi kekosongan ojek orang.

About The Author

Reply