Membangun Industri Properti Rumahan Agar Cepat Untung

Industri yang bergerak di bidang properti memang memiliki nilai jual tersendiri, selain keuntungan banyak yang dapat diambil, peminat dalam properti rumahan ini juga banyak, mulai dari kalangan keluarga muda yang ingin hidup mandiri sampai dengan pengembang yang mempunyai modal cukup terjangkau ikut bermain didalamnya. Tak ayal industri yang awal mulanya bergerak di bidang rumahan menjadi untung dan berkembang pesat karena dasar sebuah usaha dimulai dari bisnis properti tersebut.

Untuk menghasilkan industri rumahan yang positif, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memiliki modal yang tepat dan efektif. Perlu diketahui bahwa, modal yang digunakan tidak hanya dalam berupa uang semata, melainkan keahlian khusus yang harus dikuasai, serta relasi yang dapat mempercepat berlangsungnya usaha juga termasuk dalam modal yang harus dimiliki.

Sebelum menggeluti bisnis rumahan, tentunya kita mengetahui terlebih dahulu jenis usaha apa yang akan dipilih. Pemilihan usaha rumahan harus dalam pertimbangan yang matang, tidak bersifat musiman, dan mempunyai planning jangka panjang. Kita perlu menguasai jenis apa yang dapat kita lakukan untuk mempermudah prosesnya. Sebagai contoh, jika anda mempunyai keahlian dalam mengolah mie ayam, maka tempatkanlah jenis usaha anda dalam industri rumahan mie ayam frozen.

Secara jenisnya, Industri rumahan dibagi menjadi 2 kategori, yaitu padat karya dan padat modal. Untuk skala rumahan, kita dianjurkan untuk memilih industri rumahan padat karya, dengan tujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran alamiah. Tujuan tersebut tidak lain untuk memberikan tambahan kepada pekerja dengan upah yang mereka dapatkan, sehingga roda perekonomian tetap berjalan.

Selanjutnya, faktor barang dan jasa yang menjadi tujuan utama memiliki keterkaitan dengan proses pemilihan produksi. Secara umum, industri rumahan secara baku tidak hanya berasal dari segi bahan baku, melainkan proses peralatan produksi yang menjadi motor penggerak barang dan jasa tersebut tercipta. Jadi, pastikan saat anda menghitung modal kerja, alat proses produksi juga wajib dicantumkan, karena itu merupakan aset properti anda, serta dicantumkan sebagai investasi modal. Penempatan alat produksi tidak harus canggih, disesuaikan dengan kondisi sehingga menjadi alat yang tepat guna.

Untung masalah keuangan, anda harus memperhatikan secara detail mengenai pendekatan projected sales sampai dengan income, sebagai proses simulasi operasional bisnis. Untuk daya, anda juga harus memperhatikan kebutuhan listrik agar kapasitas kebutuhan industri dapat meningkat menjadi lebih baik. Secara perhitungan umum, kebutuhan industri rumahan mikro membutuhkan daya antara 2200 VA sampai 5500 VA. Selain itu anda juga harus cermat dalam memilih peralatan industri rumahan serta disesuaikan dengan peruntukannya. Semisal anda menggeluti industri makanan, garmen, katering, serta makanan kecil, maka alat alat yang disediakan sebagai dasar operasional wajib dimiliki.

Memiliki industri rumahan tidak hanya baik untuk mencari keuntungan, namun dapat mengembangkan bakat bisnis anda menjadi lebih baik, karena anda akan banyak terlibat baik dengan relasi, penanam modal baru hingga konsumen yang beragam. Diawali dengan membuat industri rumahan sebagai awal kesuksesan anda dalam memulai bisnis properti. Sebagai gambaran, anda wajib mencari hal apa yang paling anda sukai dan paling anda kuasai dengan baik, sehingga untuk membuat atau merumuskan segala sesuatunya, anda sudah mempunyai gambaran yang jelas sebagai dasar menentukan arah kebijakan properti apa yang ingin anda gunakan dan menjalankan dengan baik, hingga dapat mencapai sebuah konsep yang mumpuni dan dapat dijalankan dengan maksimal.

About The Author

Reply