Tesla, Berawal Dari 1 Mobil Listrik Dan Menjadi Pesaing Utama Porsche

Porsche yang kita kenal sebagai perusahaan otomotif dunia baru saja merilis mobil listrik pertama mereka dengan nama Taycan, dimana misi Taycan ini untuk membunuh Sang Juara Mobil Listrik Tesla yang telah merajai dunia mobil listrik diseluruh dunia. Taycan juga dijuluki dengan Tesla Killer karena bagi para penggemar dan konsumen Porsche mengharapkan agar Taycan dapat bersaing dan mengganti dominasi Tesla yang sudah bertahan selama beberapa tahun. Taycan selalu dibandingkan seri Tesla seri S P100D yang telah lama disebut sebagai juara kendaraan elektrik. Taycan dan Tesla Model S bersaing di segmen mobil elektrik super.

Tesla menjadi jawara konsumsi mobil listrik dan elektrik di dunia,serta satu satunya mobil yang mengusung konsep mobil elektrik, kemudian di susul oleh Toyota yang dikenal sebagai perusahaan otomotif konvensional. Beda halnya dengan Porsche yang menjadi jawara pembuatan mobil bensin dan sudah berpengalaman selama kurang lebih 88 tahun perjalanan. Porsche yang kita tahu sebagai pakarnya mobil supercar dan SUV, dan kehadiran mobil elektrik dari Porsche sebagai sebuah terobosan baru Perusahaan Mobil Konvensional membuka lembar baru dengan menghadirkan produk terbarukan dengan Taycan sebagai senjata pembukanya.

Tesla, perusahaan besutan Elon Musk ini telah 15 tahun menjalankan bisnis di bidang otomotif. Ketika menjalankan produksinya, Tesla hanya memiliki satu produk mobil yaitu Roadster generasi pertama yang berjaya pada tahun 2012, dan di ikuti oleh Seri Sedan model S. Model S yang eksis menguasai pasar selama 7 tahun membuat Porsche gelisah, dan membuat Perusahaan tersebut harus bermanuver untuk mempertahankan posisinya sebagai pabrik otomotif terbaik. Tujuan yang lain karena, era mobil listrik harus di mulai sejak sekarang untuk menjadi konsumsi mobil masa depan yang ramah lingkungan.

Gairah bidang otomotif memang menjadi sebuah surga tersendiri bagi para penggila kendaraan dan juga menjadi sebuah impian untuk membuat banyak sekali inovasi dan juga model atau produk baru setiap tahunya. Mungkin kita banyak yang belum tau bahwa beberapa perusahaan ternama tidaklah semudah air mengalir dalam menjalankan bisnisnya. Mereka juga pernah jatuh bangun da bahkan gulung tikar, seperti Tucker dan Fisker. Ada juga Sang Mastro Aston Martin yang mengalami kebangkrutan sebanyak 7 kali, namun dengan semangat dan usahanya mampu bangkit dan bisa bertahan sampai sekarang. Begitu juga dengan Tesla yang pernah hampir bangkrut pada 2008 silam, namun kembali menunjukkan taringnya dan dapat menguasai pangsa pasar mobil elektrik hingga kini.

Penjualan mobil Tesla terus menanjak dan mengalami peningkatan, dan tercatat pada September 2019 penjualan telah mencapai 800.000 unit, da pada tahun awal 2020 telah berhasil membuat mobil yang ke 1 juta. Tentunya ini sebuah peningkatan yang luar biasanya, dimana mobil elektrik juga memiliki harga yang tidak murah dan tidak bisa dibandingkan dengan penjualan serta harga unit mobil konvensional karena beda pangsa pasar. Kini Tesla sedang bersaing ketat dengan BYD, sebuah automaker yang berbasis di Shenzen, China. BYD telah menjual unit sebanyak 787.150 unit mobil listrik, termasuk mobil PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Tesla kini masih kokoh menawarkan tiga variannya seperti Tesla Model 3, Tesla S, dan Tesla X. Dan kini Tesla mempunyai jargon barunya yaitu Tesla Cyber Truck, yang tidak menyematkan detail mobil tradisional di semua kompartemennya. Tesla yang dikatakan sebagai mobil angkutan pada zaman film Hollywood dahulu. Konsep unik ini tentunya berasalan. CEO Tesla mengatakan bahwa Biasanya struktur mobil di bungkus bodi, namun Tesla justru sebaiknya Chasis juga bertindak sebagai pembungkus bodi. Cyber Truck ini kebal terhadap pukulan palu besar dan peluru kaliber 9 mm. Kaca mobil di desain khusus sehingga tahan dengan tumbukan. Kecepatan dari produk Terbaru Tesla ini juga mencapai 100 kpj dalam 2.9 detik. Suatu kali pernah diadu dengan pick-up Grand Ford, dan dalam lomba tarik menarik ini, Tesla mampu dengan mudahnya menarik Grand Ford yang nampak kepayahan menahan rem, sementara Tesla seakan tidak peduli dan terus melaju dengan santainya.

About The Author

Reply