Tips Menabung Untuk Yang Gajinya Pas-Pasan, Biar Tidak Kelimpungan Di Masa Depan

Payday merupakan sebuah hari di mana kebahagiaan dan kegelisahan dari tengah bulan sampai dengan akhir bulan sangat terasa mendebarkan di dada. Hari Penantian telah datang, dan segepok senyuman dalam sebuah kantong kertas, maupun bukti notifikasi transfer sudah masuk ke rekening, akan menjadi bunyi terindah dalam hidup melebihi alunan musik mozart dan pavarotti. Ya! Gajian lebih tepatnya untuk kosakata renyah dan gurih ini disematkan atau kata lainnya yang populer atau banyak digunakan di daerah masing-masing.

Dalam hal gaji, pada tanggal 1 – 5 adalah masa masa bahagia sepanjang lima hari berjalan, di mana kita bisa membelanjakan apapun sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita, masuk tanggal 6 – 15 adalah masa masa penghematan di mana sisa hari apa yang sudah dibelanjakan akan dibagi untuk pegangan masing-masing, dan istilah cukup tidak cukup harus cukup. Namun istilah itu harus dimusnahkan karena itu adalah buatan orang yang sudah mentok pola pikirnya dan tidak punya solusi lain dalam hidup serta telah berjalan monoton selama beberapa waktu. Maka mulai sekarang ubahlah pola pemikiran dangkal dan gantilah dengan yang cerdas agar menjadi smart people yang bisa tersenyum bahagia sepanjang bulan.

Banyak dari kita yang tergiur oleh fenomena tanggal 1 dan 2 di mana hampir 50 % dihabiskan untuk belanja kebutuhan dan juga untuk traveling kecil kecilan diakhir pekan tanpa rencana yang matang. Kita perlu memperhatikan bahwa segala hal memang membutuhkan hiburan dan semua orang berhak melakukannya, namun semua orang juga harus mengatur waktu antara kerja, keluarga, dan juga tamasya, tentunya tidak melupakan ibadah di dalamnya. Strategi yang jitu dan jurus yang ampuh harus dimiliki untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan benar benar keuangan tidak mengalami gempa setiap tanggal 16 – 30, dan bisa mempunyai cadangan di dua angka terakhir setiap bulan, untuk jaga jaga jika terjadi sesuatu yang mendadak, dan harus butuh biaya banyak untuk mengatasinya.

Berikut ini tips untuk mengatur keuangan agar tidak kelimpungan di masa depan, sehingga sebagai manusia, dimata Tuhan kita adalah orang yang cerdas dan bisa mengubah pola hidup menjadi lebih baik.

1. Pisahkan antara uang tabungan dan harian
Langkah pertama buatlah rekening secara terpisah, satu untuk harian dan kebutuhan bulanan, dan yang satu untuk ditabung, serta jangan pernah diambil jika tidak benar benar membutuhkan, atau buatlah tabungan pensiun dengan perjanjian pengambilan dalam jangka waktu yang ditentukan untuk keamanan dan hawa nafsu kita untuk mengambilnya, dan akan membuat kita berpikir cerdas bagaimana mensiasati yang sudah terpisah dan juga mengambil peluang lain untuk mendapatkan tambahan di luar tabungan dan uang harian, seperti wirausaha dan lainnya.

2. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan
Bukan kekanak-kanakan ataupun bertingkah seperti perempuan yang wajib menuliskan cerita harian di buku diary mereka. Ini lebih kepada monitoring bulanan untuk memeriksa apa saja yang dibutuhkan, dan apa saja yang tidak dibutuhkan, serta pengeluaran apa saja yang penting dan tidak penting sama sekali, dan merancang kebutuhan bulan depan, apa saja yang memang belum terbeli, dan disesuaikan dengan gaji yang diterima setelah dipotong untuk uang tabungan.

3. Stop Jajan
Say no to jajan. Ini kata pedas kedua setelah say no to drugs. Banyak yang hangout menjadi sebuah kewajiban untuk dilakukan setelah bekerja, dan untuk melakukan refreshing bersama teman teman, sambil pulang menuju ke rumah. Jika Anda membawa bekal dari rumah, terutama masakan lezat dan menyehatkan buatan Ibu atau Istri tercinta, maka jajan tidak diperlukan lagi, Bawalah bekal baik untuk makan siang ataupun untuk camilan di kantor. Acuhkan kantin untuk sementara jika keuangan Anda masih di pinggir jurang kematian. Daripada makan gengsi dan mati di tengah jalan, lebih baik mencari gratisan namun masih tetap elegan.

Hitung hitungan bodoh saja jika Anda hangout dan setiap hari dilakukan, taruhlah hanya sekadar membeli thaitea atau milkshake minimal 10.000 dikali 30 hari sudah mendapatkan pengeluaran sebesar 300.000, dan ditambah dengan camilan kecil seperti kentang goreng atau sandwich, yang kira kira sama harganya, dan satu bulan untuk minum dan camilan saja sudah 600.000. Itu jika dihemat dapat menjadi pegangan Anda sampai akhir bulan dan jika terjadi kebutuhan mendadak seperti kondangan, jenguk teman sakit, jenguk lahiran, ban kempes atau bocor di tengah jalan, anak atau istri, atau suami mendadak sakit dan butuh biaya, maka uang jajan percuma itu bisa dimanfaatkan untuk hal yang positif dan membantu Anda dengan sendirinya.

4. Teori Hukum Gajian : Kebutuhan lebih tinggi dari Keinginan
Intinya adalah Prioritas. Yang diutamakan adalah yang benar benar di nomer satukan dari nomer-nomer lain yang menunggu daftar antrian. Selain memakai Teori hukum Gajian, Anda juga harus sadar diri dengan siapa Anda, bekerja sebagai apa Anda, dan berapa gaji yang Anda terima, dan yang paling menusuk tulang adalah buatlah pertanyaan untuk diri sendiri, berapa utang Anda yang belum dilunasi? Kiranya ini cukup untuk memberikan pukulan telak, baik upper cut maupun smashing untuk kembali ke jalan yang benar, serta fokus pada kebutuhan dan singkirkan keinginan, minimal jika ada rejeki lebih, Anda bisa masukkan satu per satu keinginan tersebut, dengan catatan satu keinginan untuk satu kali rejeki berlebih, agar sisa rejeki itu bisa Anda manfaatkan untuk kebutuhan amal.

5. Cermat melihat Diskon dan Promosi
Ini dia ladang menerapkan kebutuhan dan menyalurkan keinginan secara seimbang dengan diskon dan promosi. Namun harus cermat, Jangan tergoda oleh rayuan setan berbalut kata kata beli 2 gratis 1, karena sebelum digratiskan harga tentu sudah dinaikkan. Dan mana ada toko yang ingin rugi, semuanya mau untung walau hanya nol koma sekian persen. Carilah barang yang cuci gudang atau sudah turun harganya. Jangan gengsi beli di toko biasa yang bertuliskan toko serba 35.000, atau membeli secara online dengan gratis ongkir seta diskon besar pada produknya.

Itulah 5 jurus sakti yang saya yakin teman teman bisa menerapkan,walaupun 2 bulan awal berat dilaksanakan. Saya sudah mencobanya, sekarang giliran Anda untuk bahagia.

About The Author

Reply