Tren Traveling Ditahun 2020

Kata traveling selalu menjadi hal yang menyenangkan untuk di dengar dan bahkan menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Semua orang sangat menyukainya karena itulah momen terbaik yang dapat dilakukan di luar kedapatan kerja yang tentunya sungguh menyiksa jiwa dan raga, meskipun itu adalah tuntutan hidup yang wajib dilakukan untuk mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Pada tahun 2020 yang sejatinya banyak sekali kecanggihan teknologi dan juga pembukaan lahan baru untuk dunia wisata serta rute jelajah yang mungkin baik sudah kita kunjungi, maupun yang sama sekali tidak kita ketahui.

Memasuki periode awal tahun 2020 mungkin sebagian penduduk bumi dan bahkan sampai artikel ini diturunkan, masa pandemi Virus Corona belum berakhir sepenuhnya di sekitar 183 negara di dunia. Namun langkah antisipasi dan pembukaan lockdown juga memicu kembali gairah semua sektor akan mengikuti dengan membuka semua usaha dan kegiatannya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk dapat berjalan berdampingan dengan Virus Corona serta memiliki tameng dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru dapat dilaksanakan dengan baik dan bermanfaat bagi semuanya.

Kita langsung ke traveling yang kita bahas, banyak juga tren yang terjadi pada dunia traveling yang memang tren ini sudah mulai muncul pada perjalanan tahun 2019 sebagai awal awal dengan berbagai survei dan juga penelitian serta penjelajahan sebagai bukti bahwa tren tersebut ada dan nyata. Beberapa tren yang akan menjadi pelengkap jalan jalan kita di tahun 2020 adalah sebagai berikut;

1. Munculnya Traveler Kota Kedua
Wisata kota kedua, yang berarti eksplorasi destinasi wisata yang tidak terlalu populer sebagai langkah mengurangi kelebihan pengunjung pariwisata dan melindungi lingkungan akan semakin diminati. Traveler global mengatakan bawah 54 % komunitas mereka akan mengurangi kepadatan tempat wisata, karena terlalu berlebihan, dan bahkan 51 & traveler rela menukar destinasi mereka dengan hal yang tidak sama namun serupa, meskipun areanya lebih kecil.

Untuk menggugah mereka, 60% traveler global bahkan berminat untuk mengunjungi situs wisata kota kedua sebagai langkah kampanye dan juga ingin lebih menjelajah dunia kedua dengan segala hal hal baru yang akan mereka dapatkan. Serta memberi dampak positif pada wisata lokal untuk berbenah dan berkembang menjadi lebih baik.

2. Ekspektasi Tinggi Terhadap Teknologi
Langkah kedua ini menjadi solusi traveling ditengah pandemi. Ini cara jitu untuk memainkan gadget kita untuk berselancar di dunia wisata dengan melihat layar smartphone. Tentunya ini seperti kita menonton Discovery Channel ataupun Youtube, namun ini bukan hanya sekedar melihat saja, namun kita dapat menemukan informasi detail baik tempat penginapan, fasilitas jelajah baru, sarana dan prasarana yang disediakan, serta hal baru yang belum pernah sama sekali kita temui. Ini memudahkan untuk melihat sebelumnya sebelum kita datang untuk membuktikan keasliannya.

3. Mencari Liburan Yang Lengkap
Ini bisa disebut dengan Long Trip yang memang harus dipersiapkan dengan matang, baik dari tujuan tempat atau Negara, biaya yang dikeluarkan untuk sewa apartemen, dom, maupun rumah kontrakan sementara, kemudian juga mengurus visa tinggal dan juga paspor, serta biaya yang digunakan selama hidup di daerah tersebut. Long trip ini juga menjadi salah satu tren traveling di mana rombongan traveler dapat menikmati dengan detail dalam jangka waktu yang lama, serta memahami dengan benar seluk beluk kota kedua yang memang banyak sekali hal untuk diketahui, baik itu sejarah, ciri khas, budaya, adat, kuliner, sampai dengan kemajuan teknologi hang sudah didapatkan di daerah tersebut. Ini akan memberikan kenangan tersendiri bagi kita untuk melakukan jelajah yang benar benar diniati sejak lama, terancang, terkonsep dengan baik, serta memberikan kepuasan yang luar biasa.

Traveling memang memberikan sesuatu yang me-refresh diri kita dari penatnya rutinits harian. Semua itu kita lakukan untuk merelaksasi diri kita menjadi lebih baik, terhibur, hilang beban pikiran, dan membangun mood untuk lebih baik dari sebelumnya. Apalagi di Tahun 2020 ini, sensasi dari traveling itu sendiri tidak akan terlupakan seumur hidup Anda, karena Virus Corona yang sedang menjangkit hampir seluruh negara di dunia ini. Tetap fokus pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh negara masing-masing.

About The Author

Reply